Toleransi Beragama dalam Perspektif Agama Islam dan Implementasinya Antarumat Beragama

Authors

  • Iswandi Iswandi Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe
  • Bastiar Bastiar Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe
  • Iyos Mahendra Putra Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

DOI:

https://doi.org/10.47766/moderation.v1i2.3372

Keywords:

Toleransi, Agama Islam, Implementasi, Antarumat Beragama

Abstract

Konflik yang terjadi antarumat beragama dapat mengakibatkan saling menyerang satu sama lain, saling membunuh dan saling bakar membakar rumah peribadatan. Akibat dari konflik tersebut telah berdampak terhadap pemeluk agama itu sendiri. Salah satunya umat Islam yang dianggap sebagai umat yang intoleran. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan konsep toleransi beragama dalam agama Islam sehingga nantinya akan tergambar implemantasi toleransi beragama dalam agama Islam yang diterapkan antar pemeluk agama. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan penelitian terhadap literatur yang relevan dengan topik pembahasan, baik melalui jurnal, buku dan media berita yang masih ada hubungannya dengan penelitian ini.  Hasil penelitian menjelaskan bahawa agama Islam merupakan agama yang sangat bertoleransi antar pemeluk agama. Toleransi dalam agama Islam bukan bermakna ikut dalam kepercayaan agama yang diyakini orang lain, akan tetapi menghargai kepercayaan yang dianut orang lain. Agama Islam membenarkan pemeluk agama Islam bertoleransi dalam bidang muamalah antar pemeluk agama, akan tetapi melarang bertoleransi dalam hal ibadah dan aqidah. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu menghadirkan dan menjunjung tinggi sikap toleransi antarumat beragama.

References

Abdul Aziz, A. Khairul Anam, Moderasi Beragama Berlandaskan Nilai-Nilai Islam, (Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2021)

Ade Jamaruddin, Membangun tasamuh keberagaman dalam perspektif L-QUR’AN, JURNAL: Toleransi: Media komunikasi umat beragama, vol. 8, No. 2, 2016..

Ahmad Warson Munawwir,. Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Edisi Kedua. Cet XIV. (Surabaya: Penerbit Pustaka Progresif, 1997).

Anis Malik Thoha, Tren Pluralisme Agama (Jakarta:Perspektif Kelompok Gema Insani, 2005), h.212.

Arif Ahman, Darsul S Puyu, Tasbih Hanafiah, Implementasi hadist Tasamuh Dalam Meningkatkan Moderasi Beragama, Jurnal: ihyaussunna, Vol. 2, No. 1, 2022.

Baidi Bukhori, Toleransi beragama: peran fundamentalisme agama dan control diri, (Semarang : Pilar Nusantara, 2022).

Hadi, Taufiqul. “Syari’at Islam Dan Semangat Moderasi Beragama Di Aceh.” In URGENSI PEMBELAJARAN AGAMA DAN TOLERANSI BERAGAMA, edited by dkk Adi Wijayanto, 17–23. Tulungagung: Akademia Pustaka, 2024.

https://www.oxfordlearnersdictionaries.com/definition/english/tolerance. kemenag.go.id/id/opini/605/Bertoleransi-sesama-umat.

https://kbbi.web.id/toleransi.

Luqyana Azmiya Putri, Doli Witro, Konsep Integrasi tasamuh qur’ani dalam pendidikan moderasi beragama, Jurnal: Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia (APIC) , Vol. 5, No. 2, 2022..

S sirajudddin, Literasi moderasi beragama di Indonesia, (Bengkulu : Zigie Utama 2020).

Tim Penyusun Ensiklopedia. Ensiklopedia Nasional Indonesia.( Jakarta : PT. Cipta Abdi, 1996).

Yoshy hendra Hardiyan Syah, Rini winarti, “Narasi Konflik Antar Agama-Agama Besar Dunia,” Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama 6, No. 2 (2023): 133–16.

Yuni Arisah, Hardivizon, Nurma Yunita, Nilai-Nilai Pendidikan Moderasi Beragama dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 143 dan 256 (studi komparatif penafsiran M. Quraish Shihab dan Hamka), AL-Huda : Journal of Qur'anic Studies, Vol. 1 . No. 1, 2022

Zuhairi misrawi, Hadratussyaikh Hasyim ASy’ari moderasi, keutamaan, dan kebangsaan ( Jakarta : PT kompas media nusantara, 2010).

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Iswandi, I., Bastiar, B., & Putra, I. M. (2024). Toleransi Beragama dalam Perspektif Agama Islam dan Implementasinya Antarumat Beragama. Moderation: Journal of Religious Harmony, 1(2), 43–53. https://doi.org/10.47766/moderation.v1i2.3372